Senin, 15 Juli 2013

Masjid Baru Bermunculan di AS

Salah satu masjid di Amerika

Salah satu masjid di Amerika

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA -- Beberapa waktu yang lalu, sebuah masjid baru dibangun di Amerika Serikat, tepatnya di Rowland Heights. Masjid ini dinamai Masjid Qubaa. 

Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa pembangunan masjid kini sedang merebak di AS, baik di negara bagian California Selatan maupun di daerah lainnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, banyak masjid baru yang dibangun di berbagai wilayah AS. Jumlah masjid pun meningkat secara signifikan di daerah  Mission Viejo, Irvine, Anaheim, Reseda, Rancho Cucamonga, Rosemead, Diamond Bar, dan Tustin. Sejumlah masjid baru juga direncanakan akan dibangun di Temecula, Ontario, Lomita, dan Corona.

Fenomena pembangunan masjid baru ini, terutama di Rowland Height, menjadi sorotan publik Amerika. Masjid baru ini didanai sepenuhnya oleh kaum Muslim setempat, yang telah menetap di daerah tersebut sejak 1960.

Hal ini menarik karena sebelumnya setiap ada pembangunan masjid baru, pasti didanai oleh pihak asing. Contohnya, Masjid King Fahad di Culver City yang didanai Pemerintah Arab Saudi dan Masjid Omar di dekat University of Southern California (USC) yang didanai oleh Libya.

Hal ini bisa ditelisik karena Pemerintah Amerika sendiri memperketat pengawasan pada investasi asing, terutama dari negara-negara Islam, sejak peristiwa 9/11 tahun 2001 silam. 

Kaum Muslim di Amerika pun enggan menerima bantuan dari pihak asing. “Ini yang mengubah pandangan mereka,” ujar Direktur Dewan Syura Islam Kalifornia Selatan, Shakeel Syed, seperti dikisahkan dalam Los Angeles Times.

Kebanyakan masjid di Amerika masih berupa bangunan yang diperuntukkan untuk beribadah. Namun, beberapa konsep masjid yang baru, contohnya Islamic Center di San Gabriel Valle, jumlahnya meningkat dalam satu dekade terakhir.
Pada 2011, jumlahnya sekitar 632 masjid, meningkat dua kali lipat dari tahun 2000 yang hanya berjumlah 314 masjid. Angka ini didapatkan dariAmerican Mosque Study tahun 2011 lalu.

Untuk wilayah metropolitan, di California Selatan misalnya, ada 120 masjid di sana. Wilayah kedua yang masjidnya juga banyak adalah di New York. 

Jumlah Muslim di AS kini masih menjadi perdebatan, tetapi penelitian mengungkapkan ada sekitar 2,7 juta Muslim dan jumlahnya terus bertambah.

Untuk pembangunan Masjid Qubaa di Rowland Heights ini, beberapa anggotanya menyumbangkan 100 ribu dolar AS, ada pula yang 500 ribu dolar. 

Beberapa kegiatan dilakukan untuk menggalang dana. Para perempuan menggelar fashion show yang mampu mengumpulkan dana sebesar 100 ribu dolar AS.
Puluhan pengrajin dan tukang menyumbangkan jasa dan material konstruksi untuk membantu pembangunan masjid.

Di sisi lain, pembangunan masjid yang kian merebak di Amerika, ada juga yang menuai protes dari masyarakat lokal, seperti di Temecula, Lomita, dan Ontario.
Sebagian masyarakat yang tinggal di dekat masjid khawatir dengan kebisingan, parkir, dan kemacetan yang akan ditimbulkan. 

Namun, menurut Deputi Direktur Dewan  Hubungan Amerika-Islam (CAIR) Ameena yaningsih Qazi, keberatan-keberatan seperti ini dapat ditangani. Muncul juga perdebatan yang ditandai dengan komentar anti-Islam dan ketakutan pada terorisme. 
Sumber:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar